Asrama Santri Pondok Pesantren Al-Quraniyah BS Terbakar

Kebakaran menimpah Pondok Pesantren (PonPes) Al Quraniyah, Sabtu (16/12)/(Foto:Beta)

Alankanews.com, Bengkulu—Kebakaran menimpah Pondok Pesantren (PonPes) Al Quraniyah yang beralamat di Jalan Affan Bachsin, Pasar Mulia, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Sabtu (16/12) kemarin, sekiar pukul 12.30 WIB.

Dugaan sementara api tersebut akibat konsleting listrik yang berasal dari bangunan tingkat atas ponpes yang merupakan ruangan asrama para santri, hingga api melahap sekita 6 ruangan asrama santri yang berada di lingkungan ponpes tersebut. 

“Informasi dari pemimpin PonPes Miki Supriyanto, saat kebakaran asrama dalam keadaan kosong (libur sekolah). Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik, asrama terbakar 75 persen,” ujar Kasatpol PP & Damkar Erwin Muchsin, Minggu (17/12).

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja kerugian mencapai kurang lebih RP 250 juta.

“Tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia, kerugian diperkirakan lebih kurang Rp 250 juta. Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan aman pukul 14:00 WIB,” Jelas Erwin.

Kebakaran tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Florentus Situngkir melalui Kapolsek Kota Manna IPTU Reno Wijaya. 

“Ya benar, kami menerima laporan terjadinya kebakaran di Pondok Pesantren Al Quraniyah, Api diduga berasal dari asrama santri,” ungkap Retno.

Dilanjutnya, Pihaknya saat menerima laporan adanya kebakaran di PoPes Al Quraniyah langsung menuju Tempat Kejadian Pekara (TKP) untuk membantu masyarakat dan pihak satgas Damkar untuk memadamkan kobaran api.

“Saat kebakaran, menurut informasi yang kami terima, asrama dalam keadaan kosong, karena para santri sudah pulang (libur sekolah). Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena terjadinya korsleting listrik, dan tidak ada korban jiwa,” sambungnya.

Diketahu pada saat proses pemadaman api lebih kurang 1,5 jam ini, Satgas Damkar Bengkulu Selatan mengerahkan 3 unit mobil operasional, 2 unit motor roda tiga DAMKAR, serta 40 Satgas DAMKAR untuk memadamkan kebakaran tersebut.

 

Reporter : Beta Kurnia

Editor: Aisyah Oktavia