BPBD Kota Bengkulu Pasang 75 Rambu Evakuasi dan Sirine Tsunami untuk Mitigasi Bencana

Kepala BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, di Bengkulu, Jumat (17/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memasang 75 rambu evakuasi dan enam sirine peringatan tsunami di enam kelurahan yang ditetapkan sebagai kelurahan tangguh bencana. Pemasangan ini bertujuan untuk memberikan petunjuk arah jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman bagi masyarakat, khususnya saat terjadi bencana tsunami, Jumat (17/01/2025).

Kepala BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, menjelaskan bahwa enam kelurahan yang akan dipasang rambu dan sirine tersebut antara lain Kelurahan Lempuing, Malabero, Berkas, Penurunan, Beringin Raya, dan Pasar Bengkulu. Ia juga menambahkan bahwa BPBD Kota Bengkulu sebelumnya telah memasang 300 rambu evakuasi bencana di seluruh kelurahan di Kota Bengkulu pada tahun 2024 sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

“Pemasangan rambu dan sirine ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam upaya mitigasi bencana, terutama untuk menghadapi potensi tsunami dan ancaman lainnya yang mungkin terjadi, khususnya selama musim hidrometeorologi,” ujar Will Hopi

Selain memberikan petunjuk arah evakuasi, pemasangan rambu dan sirine juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana. Titik-titik evakuasi yang ditentukan telah melalui kerja sama dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) untuk memastikan setiap kawasan memiliki tiga hingga empat titik kumpul yang aman.

Dengan adanya tambahan rambu dan sirine tersebut, diharapkan masyarakat Kota Bengkulu akan lebih siap dan waspada dalam menghadapi bencana alam. Langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko korban jiwa serta kerusakan material jika bencana terjadi, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam yang mungkin melanda wilayah tersebut.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Rata Dilla