Gelar Program Short Course, UMB Kenalkan Budaya Bengkulu ke Mahasiswa Asing

Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) saat ini dipenuhi mahasiswa asing dari berbagai negara, Snin (14/10/2024).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Bengkulu-- Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menyelenggarakan program short course, Senin (14/10/2024).

Dengan adanya program tersebut, Kampus Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) saat ini dipenuhi mahasiswa asing dari berbagai negara.

Short course ini merupakan program kuliah atau kursus singkat yang durasinya biasanya kurang dari satu tahun, dalam kesempatan ini UMB memperkenalkan  kekayaan budaya Indonesia. Program bertajuk Cross-Cultural Competence Course ini menjadi magnet bagi 40 mahasiswa asing.

Program ini  dimulai pada hari Senin-Kamis tanggal 14 - 17 Oktober 2024, mereka akan diajak menjelajahi dimensi baru dalam studi multikultur dan kompetensi kepemimpinan.

Tak hanya mendapatkan ilmu pelajaran saat kuliah, para mahasiswa juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan menarik yang menampilkan keunikan budaya Bengkulu. Mulai dari membatik besurek yang menjadi ikon daerah ini, hingga menjajal permainan tradisional seperti egrang batok kelapa dan bentengan.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama UMB, Onsardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa UMB terus berupaya menjadi kampus yang inklusif dan nyaman bagi mahasiswa asing.

"UMB mendorong agar keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Bengkulu, seperti keragaman hayati dan budayanya, bisa dijadikan topik kajian bagi para penstudi di perguruan tinggi, tak terkecuali bagi mahasiswa asing," ujar Onsardi.

Dilanjutnya, program short course ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen UMB dalam mewujudkan visi sebagai kampus global dan terkemuka. 

"Kami ingin UMB menjadi rumah kedua bagi mahasiswa asing yang ingin memperdalam ilmu dan pengetahuan tentang Indonesia," jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional UMB, Andi Azhar, mengungkapkan antusiasmenya terhadap tingginya minat mahasiswa asing untuk mengikuti program ini. 

"Program short course kali ini merupakan pemanasan yang akan diikuti oleh kegiatan short course lainnya di semester depan," ucap Andi.

Program Cross-Cultural Competence Course ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para peserta untuk memahami dan menghargai perbedaan budaya.

 

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla