Alankanews.com, Bengkulu -- Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat yang bekerja dengan keikhlasan dan penuh tanggung jawab, bukan semata karena pengawasan atau besarnya upah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutannya pada acara Pelantikan, Pengambilan Sumpah Jabatan, dan Penyerahan SK Pejabat Fungsional serta Pengangkatan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (14/7).
“Sesungguhnya manusia terbaik itu adalah yang paling banyak kemanfaatannya, yang paling banyak bantu rakyat adalah manusia terbaik,” ujar Helmi Hasan.
Gubernur juga menekankan bahwa ASN harus menjadikan media sosial sebagai sarana pelayanan dan penyebaran hal-hal positif, bukan justru digunakan untuk merusak citra diri atau lembaga.
“Jangan gunakan media sosial untuk menghancurkan masa depan kita, tapi gunakan sosial media untuk hal-hal positif. Setiap hari ada ratusan masyarakat yang bisa dilayani melalui media sosial,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Gubernur menyebut penguatan sumber daya manusia melalui pengadaan ASN yang profesional dan berintegritas menjadi fokus utama pemerintah provinsi. Etos kerja yang tinggi, pelayanan yang sigap, serta profesionalisme, menurutnya, adalah kunci untuk membangun Bengkulu yang lebih maju.
Terkait kesejahteraan ASN, Gubernur mengakui bahwa Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN Pemprov Bengkulu masih lebih kecil dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, ia telah meminta Sekretaris Daerah untuk mencari regulasi yang tepat agar TPP ASN Pemprov dapat dinaikkan mulai tahun depan.
“Dari segi anggarannya kita tidak ada masalah, sekarang tinggal penetapan regulasinya,” kata Helmi.
Selain kesejahteraan ASN, Pemprov Bengkulu melalui Program Bantu Rakyat juga terus menggencarkan pembangunan infrastruktur, layanan ambulans gratis, program orang tua asuh bagi anak yatim, hingga kegiatan sosial seperti sedekah nasi bungkus.
“Tahun ini, kita anggarkan Rp600 miliar untuk infrastruktur. Ini merupakan anggaran terbesar dalam sejarah,” ungkapnya.
Gubernur berharap seluruh ASN yang baru dilantik maupun yang telah lama mengabdi dapat menjadi ujung tombak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat di Bumi Merah Putih.
Reporter: Cyntia P
Editor: Gita Kms