Alankanews.com,Kota Bengkulu—Harga daging ayam di Kota Bengkulu mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Jika pada pekan lalu harga daging ayam sempat menyentuh Rp38 ribu per kilogram, kini harga tersebut turun menjadi Rp30 ribu per kilogram di pasar tradisional, khususnya di Pasar Panorama Kota Bengkulu, Sabtu (01/02/2025).
Santi, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Panorama, menjelaskan bahwa turunnya harga daging ayam disebabkan oleh stok yang melimpah di pasaran, sementara permintaan dari konsumen sedikit berkurang.
"Harganya turun, setiap hari turun meski tidak begitu signifikan, ini lebih dikarenakan permintaan pasar yang mulai berkurang," ujar Santi.
Ia menyebutkan bahwa setelah libur Imlek, tidak ada perayaan besar yang memicu lonjakan permintaan daging ayam, sehingga harga menjadi lebih stabil dan turun.
Meskipun harga daging ayam saat ini lebih rendah, Santi memperkirakan kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Ia mengungkapkan bahwa harga daging ayam kemungkinan besar akan kembali naik menjelang bulan Ramadan, mengingat permintaan yang cenderung meningkat pada periode tersebut.
"Dapat dipastikan, turunnya harga ini tidak akan lama, karena sebentar lagi memasuki bulan puasa," jelas Santi.
Di tengah fluktuasi harga ini, konsumen di Kota Bengkulu berkesempatan untuk membeli daging ayam dengan harga lebih murah. Namun, bagi pedagang, penurunan harga ini menuntut mereka untuk menyiapkan strategi agar tetap mendapatkan keuntungan, meski permintaan pasar sedikit menurun.
Santi dan pedagang lainnya berharap agar mereka bisa memanfaatkan peluang tersebut sebelum harga kembali naik pada bulan Ramadan, yang biasanya meningkatkan kebutuhan daging ayam untuk berbuka puasa dan sahur.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla