Alankanews.com,Kota Bengkulu—Harga ikan laut di Kota Bengkulu berangsur turun seiring dengan membaiknya kondisi cuaca di perairan Bengkulu. Penurunan harga ini terlihat di Pasar Panorama Kota Bengkulu, berbagai jenis ikan seperti tongkol, tenggiri, dencis, tuna, kapeh-kapeh, manyung, kakap, gebur, dan terusan menunjukkan penurunan harga yang bervariasi, Minggu (05/01/2025).
Eka, seorang pedagang ikan di Pasar Panorama, mengungkapkan bahwa pasokan ikan mulai kembali normal. Sehingga memengaruhi penurunan harga, dipasaran.
"Harga tongkol dan tuna yang sebelumnya mencapai Rp30 ribu per kilogram kini sudah kembali ke harga normal, yaitu Rp25 ribu per kilogram," ujarnya.
Penurunan harga ini disebabkan oleh cuaca perairan Bengkulu yang mulai stabil, memungkinkan para nelayan untuk kembali melaut. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Bengkulu mengingatkan bahwa kondisi gelombang di perairan Bengkulu masih berkisar antara 2 hingga 2,5 meter.
Prakirawan cuaca BMKG Bengkulu, Winda Ayu, menyebutkan bahwa potensi tinggi gelombang ini terutama terjadi di kawasan perairan Enggano. Dan Samudra Hindia Barat Bengkulu.
"Meskipun tergolong aman untuk aktivitas melaut, kami tetap mengimbau para nelayan tradisional untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca," tambahnya.
Penurunan harga ikan laut ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kota Bengkulu yang menjadikan ikan sebagai salah satu kebutuhan pokok. Dengan kondisi pasokan yang membaik, diharapkan harga ikan dapat terus stabil dan terjangkau.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla