Jelang Pilkada, Dishub BS Perketat Pengawasan Perbatasan

Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Selatan memperketat pengawasan perbatasan di Bengkulu Selatan, Kamis (07/11/2024).Foto:Muldianto/Alankanews.com

Alankanews.com,Bengkulu Selatan-- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) memperketat pengawasan perbatasan dalam upaya menyambut pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang, Kamis (07/11/2024).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengendara di kawasan perbatasan Manna yang menghubungkan BS dengan Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Hal ini dilakukan oleh Kepala Dishub BS, Alian SH menuturkan Dishub BS beserta  Satlantas Polres BS, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim dari Satpol-PP dan Tagana Dinas Sosial (Dinsos). 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas serta potensi bencana yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya warga BS yang ingin pulang saat Pilkada berlangsung.

"Kami berangkat untuk memulai melakukan pengecekan di sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengendara," jelas Alian.

Ia juga menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kondisi lalu lintas di perbatasan tetap aman dan kondusif. Sebab diperkirakan saat menjelang Pilkada seperti ini dan memasuki akhir tahun arus lalu lintas mulai pada dan ramai.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mengantisipasi berbagai potensi bahaya, terutama dari bencana longsor yang sering terjadi di wilayah perbatasan," lanjut Alian.

Selain melakukan pengecekan umum terhadap kondisi jalan, pihaknya juga mendapati banyak marka jalan yang mengalami keretakan. Hal ini tentunya menjadi perhatian utama, mengingat kondisi jalan yang rentan dapat membahayakan para pengendara. 

"Marka jalan retak dan kawasan rawan longsor jadi fokus utama. Untuk itu, Dishub memasang sejumlah tanda peringatan di titik-titik tertentu sebagai upaya preventif," sambungnya.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan tanda khusus pada jalan yang amblas dan kawasan rawan longsor agar para pengendara lebih waspada. 

Sementara itu, tim BPBD lebih fokus pada upaya mitigasi bencana dengan mempersiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam. 

"Apa yang menjadi kendala masyarakat akan kami jadikan bahan laporan kepada pimpinan daerah. Sebab tidak sedikit pengendara yang melintas yang berhenti sejenak untuk menyampaikan keluhan atau masukan langsung kepada tim," katanya.

Pengecekan perbatasan ini sebagai komitmen Pemkab BS dalam mendukung kelancaran Pilkada dengan memastikan infrastruktur dan keamanan di wilayahnya.

Tim gabungan ini akan terus memantau kondisi perbatasan hingga proses Pilkada selesai, guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta meminimalisir risiko bencana yang bisa menghambat aktivitas masyarakat.

"Pilkada serentak yang tinggal beberapa minggu lagi menuntut kesiapan semua pihak, termasuk dalam hal keamanan dan kenyamanan transportasi. Bagi Dishub dan tim gabungan, langkah pengecekan ini bukan hanya soal keamanan pengendara, tapi juga bagian dari tanggung jawab untuk menjaga stabilitas selama pesta demokrasi berlangsung," tutupnya.

 

Penulis : Muldianto

Editor : Andrini Ratna Dilla