Alankanews.com,Kaur- Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, termasuk di madrasah baik negeri maupun swasta. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengusulkan rehabilitasi berat pada dua madrasah di Kabupaten Kaur untuk tahun 2025, Senin (03/02/2025).
Dua madrasah yang diusulkan, yakni MTsN 3 Kaur dan MTsN 5 Kaur, telah dilakukan visitasi dan pemeriksaan awal terkait kondisi bangunan yang memerlukan perbaikan. Data kerusakan tersebut tercatat dalam Data Emis yang diperoleh pada bulan Oktober 2024 lalu.
"Kami berharap, dua madrasah yang telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan ini memenuhi syarat, sehingga pembangunan dan rehabilitasi bisa segera terealisasi," ujar Muhammad Soleh, salah satu pejabat Kemenag setempat.
Selain itu, proses monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sarana dan prasarana madrasah juga telah dilakukan oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Muhammad Soleh menambahkan bahwa program ini, yang dikenal dengan nama Program Peningkatan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana (PHTC), bertujuan untuk membangun sekolah dan madrasah unggul serta memperbaiki fasilitas pendidikan yang tidak layak.
Anggaran untuk revitalisasi madrasah ini sendiri berada di bawah pengelolaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Peluang agar bantuan rehab berat ini dapat terealisasi adalah apabila bangunan yang rusak tidak layak lagi digunakan. Kami berharap hasil evaluasi terhadap kedua madrasah ini memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam program PHTC," tutup Muhammad Soleh.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan fasilitas pendidikan di Kabupaten Kaur semakin membaik, mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal bagi para siswa dan guru.
Penulis : Dandi Febriawan
Editor : Andrini Ratna Dilla