Kemensos Siapkan Anggaran Bansos Senilai  Rp 101.947.865 Untuk Masyarakat Dan Penyandang Disabilitas Di BS

Bansos dalam bentuk sembako dan alat penyandang disabilitas untuk Kabupaten Bengkulu Selatan, Senin (30/10)/ (Foto:Beta)

Alankanews.com, Bengkulu—Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Darma Guna (SDG) Bengkulu akan menyalurkan bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk sembako dan alat penyandang disabilitas untuk Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) BS Efredy Gunawan SSTP MSi menyebut, bantuan tersebut akan diberikan pada masyarakat yang kurang mampu dan penyandang disabilitas. Bantuan yang akan diterima nantinya disalurkan dalam bentuk sembako dan alat bantu disabilitas.

"Anggaran Bansos ini senilai Rp 101.947.865 yang akan kita bagikan kepada 88 Orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), yang sebelumnya tahap pertama untuk penyerahan bantuan dari atensi ini sudah kita lakukan” Jelas Efredy.

Adapun Jumlah PPKS tersebut terdiri dari  dari kluster lansia sebanyak 14 PPKS, kluster disabilitas  44  PPKS, Napza atau kelompok rentan  30 PPKS.

Sedangkan bantuan yang diberikan berupa sembako 87 paket, tongkat kruk 5 unit, kursi roda standart 9 unit, tongkat adaptif 2 unit, kursi roda Adaptif  1 unit, tongkat kaki empat 1 unit. Jumlah PPKS penerima bantuan tersebar di 11 kecamatan yang ada di Bengkulu Selatan.

"Untuk bantuan alat bantu penyandang disabilitas nantinya diharapkan bisa membantu semua disabilitas beraktifitas seperti manusia biasa. Apalagi keterbatasan fisik tidak akan menghalangi bagi siapa saja yang ingin meraih impinya," sambung Efredy.

Ia juga menambahkan banyak  kelompok disabilitas bisa ikut berkontribusi dari segi bidang apapun baik sosial, kesehatan ataupun yang lainnya. Bahkan kehadiran para disabilitas sudah banyak terbukti dengan kontribusin yang diberikan.

"Melalui bantuan yang diterima para disabilitas dapat memberikan semangat dan harapan baru untuk berkontribusi nyata bagi mereka," jelas Efredy .

Tidak hanya itu, PPKS di Bengkulu Selatan juga mendapatkan respon kasus pada tahun 2023 dari layanan Sentra sebanyak 5 PPKS.

Penerima layanan tersebut diantaranya ada korban kebakaran, yaitu Yulian Efendi dengan bantuan berupa sembako, perlengkapan masak, perlengkapan tidur dan perlengkapan sekolah.

Lalu layanan kedua diterima Alicia Zhafura Praman anak yang tidak memiliki Lubang anus dengan layanan berupa pendampingan dan rujukan ke RS M. Hoesin Palembang.

"Untuk saat ini  Alicia sudah sehat serta sudah memiliki lubang anus layaknya anak yang lain pada umumnya," sambungnya.

Lalu untuk layanan ketiga diberikan kepada Atharrazka Albiru Sanatria anak yang mengalami kelainan pada mata dan rongga mulut. Atharrazka saat ini sudah diberikan bantuan atensi berupa sembako, pakaian, nutrisi, pendampingan selama perawatan medis dan pembayaran kontrakan selama 6 bulan sebesar Rp 3 juta.

 "Untuk yang keempat anak dengan jantung bocor atas nama Kirani Gheby Saputri sudah diberikan bantuan atensi sembako, pakaian, nutrisi dan rujukan ke RSUP Harapan Kita di Jakarta, dan sudah terjadwal untuk tindakan operasi pada bulan Desember 2023.

Kelima anak yang menderita Thalasemia atas nama Annisa Hesturi sudah diberikan bantuan Atensi berupa sembako dan nutrisi serta pendampingan selama kontrol ke RSU M Yunus Kota Bengkulu.

"Terkahir penyandang disabilitas fisik penerima motor roda tiga atas nama Efan Efendi mempunyai  rintisan usaha keluarga berjualan mpek-mpek," pungkas Efredy. 

 

Reporter : Beta Kurnia

Editor : Aisyah Oktavia