Alankanews.com,Bengkulu--Per 1 Januari 2025, harga Jenis BBM Umum (JBU) di wilayah Bengkulu mengalami kenaikan signifikan. Harga Pertamax tercatat naik sebesar Rp400, dari Rp12.650 per liter menjadi Rp13.050 per liter. Selain itu, harga BBM jenis Dexlite juga mengalami kenaikan sebesar Rp200 per liter, menjadi Rp14.200 per liter, Senin (06/01/2025).
Di Pertashop, harga Pertamax justru lebih rendah dibandingkan dengan SPBU, dengan selisih mencapai Rp100 per liter. Harga Pertamax di Pertashop dijual seharga Rp12.950 per liter, yang jelas lebih terjangkau bagi masyarakat.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI), Steven, menjelaskan bahwa harga lebih murah di Pertashop bukanlah hal baru dan sudah menjadi keunggulan kompetitif mereka.
“Harga lebih murah juga terjadi sebelum kenaikan ini. Hal ini membuat Pertashop dapat bersaing dengan lembaga penyalur lainnya, apalagi letaknya yang sangat strategis dan tersebar hampir di setiap daerah,” ujar Steven.
Steven juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam membeli BBM. Ia mengingatkan agar tidak tergoda untuk membeli BBM eceran yang dijual dalam botol atau jerigen, yang sering kali tidak memenuhi standar kualitas dan keamanan.
“Pertashop menjual BBM dengan kualitas yang sama seperti SPBU dan keamanan yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Kami mengajak masyarakat untuk mengisi BBM hanya di lembaga penyalur resmi sehingga tetap menjaga performa kendaraan yang menggunakan BBM,” tambah Steven.
Dengan adanya kenaikan harga BBM ini, masyarakat diimbau untuk tetap cermat dalam memilih sumber BBM guna memastikan kualitas dan keamanan. Pertashop kini menjadi alternatif yang menarik, khususnya bagi warga di daerah yang jauh dari SPBU, dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas yang terjamin.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla