Kerusakan Hutan Bengkulu Capai 13 Persen, Gubernur Upayakan ini

Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, M.MA., mengajak masyarakat Bengkulu untuk melakukan rehabilitas hutan, Jumat (02/02)/(Foto:Annisa)

Alankanews.com,Bengkulu-- Provinsi Bengkulu mengalami kerusakan terhadap tutupan kawasan hutan sebanyak 8.306 Ha yang bisa mengakibatkan terjadinya bencana longsor dan banjir.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, M.MA., mengajak masyarakat Bengkulu untuk melakukan rehabilitas hutan dalam mencegah terjadinya banjir dan longsor.

"Saat ini kita sedang menghadapi musim hujan dengan intensitas yang tinggi yang mana akan berpotensi terjadinya banjir yang tinggi, maka dari itu kita meminta dukungan dari masyarakat untuk menanam merehabilitasi hutan secara bersama," ucap Rohidin di Bengkulu, Jumat (02/02).

Ia mengatakan kerusakan hutan di Provinsi Bengkulu mencapai hampir 13% maka dari itu ia mengajak masyarakat untuk menjaga hutan secara bersama.

Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, M.MA., mengajak masyarakat Bengkulu untuk melakukan rehabilitas hutan, Jumat (02/02)/(Foto:Annisa)

"Kita harus mengakui jika di Provinsi Bengkulu tingkat kerusakan dikawasan hutan cukup tinggi bahkan mencapai hampir 13% dikategorikan rusak," lanjutnya.

Dengan kerusakan hutan yang terjadi, Rohidin melakukan upaya untuk perbaikan kawasan hutan supaya bisa mencegah terjadinya kerusakan terhadap kawasan hutan.

"Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kehutanan Provinsi Bengkulu sudah menyiapkan hampir jutaan bibit untuk penanaman guna mencegah terjadinya kerusakan hutan yang lebih parah lagi," tutupnya.

 

Penulis : Annisa Putri Khafifa

Editor : Beta Kurnia