Nasib THL di Pemprov Bengkulu Segera Ditentukan: BKD Lakukan Verifikasi Akhir

Nasib THL di Provinsi Bengkulu, Minggu (12/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Provinsi Bengkulu--Nasib ribuan Tenaga Harian Lepas (THL) atau tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu segera menemui kejelasan. Hal ini menyusul berakhirnya batas evaluasi sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/4216/BKD/2024 tentang Evaluasi Kinerja Tenaga Non Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berakhir pada 10 Januari 2025, Minggu (12/01/2025).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Gunawan Suryadi, S.Sos, MM, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih dalam tahap verifikasi data para tenaga honorer. Verifikasi ini menjadi penentu keputusan akhir terkait keberlanjutan status mereka.

“Saat ini, kami tengah menyelesaikan proses verifikasi akhir terhadap kinerja tenaga honorer sesuai evaluasi yang telah dilakukan. Keputusan ini sangat penting agar penataan tenaga kerja di lingkungan Pemprov lebih terukur dan sesuai kebutuhan,” ujar Gunawan.

Gunawan menambahkan bahwa evaluasi ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari rekam jejak kinerja hingga kesesuaian tugas dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami tidak hanya menilai dari sisi kehadiran, tetapi juga kontribusi nyata THL terhadap instansi tempat mereka bekerja. Hasil verifikasi ini akan menjadi dasar untuk menentukan apakah yang bersangkutan masih layak dipertahankan atau tidak,” tutupnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Pemprov Bengkulu sedang berupaya menyelaraskan kebijakan terkait tenaga honorer dengan regulasi pemerintah pusat, terutama dalam rangka efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Salah satu tenaga honorer yang enggan disebutkan namanya mengaku cemas menanti hasil evaluasi tersebut. 

“Kami berharap pemerintah adil dalam menilai. Banyak dari kami yang sudah bekerja bertahun-tahun dengan dedikasi penuh,” ungkapnya.

Rencananya, hasil evaluasi akan diumumkan dalam waktu dekat setelah proses verifikasi selesai. Masyarakat diharapkan bersabar menanti keputusan resmi dari Pemprov Bengkulu.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla