Alankanews.com,Bengkulu-- Minyak goreng paling sering digunakan ibu-ibu rumah tangga untuk menggoreng makanan yang berasal dari dari tumbuhan, seperti kelapa, kanola, kedelai, jagung, kacang-kacangan dan serealia.
Pada Pertengahan Oktober ini harga minyak goreng kemasan premium merek Fortune di Kota Bengkulu mengalami kenaikan yang signifikan. Sebelumnya dijual dengan harga Rp17.000 hingga Rp17.500 per liter, kini naik menjadi Rp18.000 hingga Rp18.500 per liter, Senin (21/10/2024).
Fitri Oktavia (43) salah Seorang penjual minyak goreng di Pasar Minggu Kota Bengkulu mengatakan, kenaikan harga ini diduga disebabkan oleh tingginya permintaan, sementara pasokan dari distributor terbatas.
"Minyak goreng ini sudah lima hari naik, peminatnya banyak, tetapi stok dari distributor terbatas, mungkin itu yang menyebabkan harga naik,” jelas Fitri.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Erika Erisanti, membenarkan adanya kenaikan harga minyak goreng premium di beberapa pasar.
Menurut hasil pengawasan di lapangan, informasi dari pedagang menunjukkan bahwa kenaikan ini berasal dari distributor. Namun, alasan pastinya masih belum diketahui.
“Kami sudah melakukan pengawasan dan memang ada kenaikan. Menurut pedagang, kenaikan ini berasal dari distributor, tapi penyebab pastinya masih belum jelas,” ucap Erika.
Adapun kenaikan harga bahan pokok ini berpotensi berdampak pada daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan meningkat.
Disperindag Kota Bengkulu berencana melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi untuk menstabilkan harga dan memastikan pasokan tetap mencukupi.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla