Alankanews.com, Bengkulu-- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Mardensi, S.Ag, M.Pd., berikan tanggapan atas pembullyan yang terjadi dilingkungan sekolah, di kantor Golkar Kota Bengkulu, Kamis (28/12).
Mardensi mengatakan sudah menjadi momoknya selaku anggota dewan dan orang tua tentang pembullyan di Sekolah karena menurutnya kejadian ini sudah lama terjadi, karena pembullyan ini begitu abstrak terkadang terlihat dan terkadang juga tidak terlihat tapi hal seperti ini nyata adanya.
"Saya pernah menanyakan kepada guru-guru bahwa anak-anak yang suka membully itu sebenarnya memang ada gengnya, disetiap sekolah itu ada geng-geng nya tersendiri, makanya diperlukan disetiap sekolah itu adanya kegiatan-kegiatan keagaman, kegiatan-kegiatan pendekatan diri anak-anak ke lingkungan dan agamanya," ujar Mardensi, Kamis (28/12).
Dilanjutnya, ia mengatakan sudah ada solusi untuk permasalahan pumbullyan ini yaitu para wali kelas melakukan kegiatan sebulan sekali bertemu dengan wali-wali murid siswa untuk memberikan informasi-informasi kepada para wali terkait kegiatan yang dilakukan anak-anak saat disekolah.
"Saya menyarankan semua orang tua jangan menyerahkan anak sepenuhnya kepada guru disekolah untuk mendidik mereka, karena disekolah itu anak menjadi tanggung jawab guru sedangkan dirumah itu anak menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi orang tua juga harus melihat kondisi anak disekolah seperti apa, contahnya pihak guru mengadakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang tua biar bersinergi diantara orang tua dan guru dan kepala sekolah juga, agar pembullyan dan kekerasan disekolah ini tidak terjadi lagi khususnya di Kota Bengkulu," tutupnya.
Reporter : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia