Pemerintah Tegaskan Menindaklanjuti Kebijakan Presiden Tengtang Stunting

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus upayakan percepatan penururan stunting, Sabtu (13/01)/(Foto:Beta)

Alankanews.com,Bengkulu— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus upayakan percepatan penururan stunting di Bengkulu, Sabtu (13/01).

Sekda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, S.Sos., M.Kes., mengatakan, peran Pemerintah Provinsi Bengkulu selaku menelitinya  di tahun 2022 kita dapat amunisi baru dengan Perpres dan BKKBN terlibat secara langsung baik anggaran maupun sumber daya yang lain.

"Makanya ini sangat luar biasa kepedulian kebijakan secara Nasional sampai ke desa untuk sama-sama kita peduli penurunan angka stunting sampai kesasarannya," ujar Isnan Sabtu (13/01).

Kami dari pemerintah daerah, menegaskan atas arahan Gubernur dan Wagub bahwa kebijakan Presiden kita tindaklanjuti, kita cermati masing-masing OPD yang terkait langsung dengan permasalahan stunting ini agar biaya penunjang itu disesuaikan seminimal mungkin. Jadi sebanyak mungkin anggaran ini kita gunakan untuk langsung menyasar ke para penderita stunting yang ada di masing-masing Kabupaten.

"Kita imbau juga sampai ke Pemerintah Kabupaten/Kota dengan fungsi geopp yang melekat pada Gubernur, kita evaluasi dengan perencanaan dan penganggaranya disesuaikan dengan berjenjang. Ini bentuk keseriusan kita di Provinsi Bengkulu untuk mempercepat program penanganan stunting," tambah isnan.

Dengan BKKBN selalu bersinergi, ada beberapa kegiatan program itu kita kolaborasikan untuk mempercepat dan tepat sasaran dalam pemanfaatan. Karena dalam anggaran ini kalau masing-masing berdiri sendiri kalu tidak kita senergikan efektivitasnya berkurang.

"Dengan kita bersinergi kemudian ada kegiatan-kegiatan yang harus kita kolaborasikan di masing-masing OPD teknis. Ini mudah-mudahan mempercepat sampai kesasaran dan gerakan-gerakan dalam penurunan stunting," tutupnya.

 

Penulis : Beta Kurnia

Editor : Aisyah Oktavia