Pemkot Bengkulu Anggarkan Rp18 Miliar untuk Program BPJS Kesehatan Gratis

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani,di Kota Bengkulu, Jumat (24/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tengah mempersiapkan sembilan fasilitas kesehatan (faskes), berupa puskesmas, untuk melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun pada Februari, Maret, dan seterusnya, Jumat (24/01/2025).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan sembilan puskesmas di wilayah Kota Bengkulu untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

“Program PKG akan dimulai bagi masyarakat yang berulang tahun pada bulan Februari dan Maret. Kami telah menyiapkan sembilan puskesmas di Kota Bengkulu untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan ini,” ujar Joni.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini dapat mengunjungi puskesmas terdekat dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti tanggal lahir. Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tensi darah, kolesterol, kadar gula darah, dan pemeriksaan ringan lainnya.

“Mudah-mudahan masyarakat di Kota Bengkulu dapat memanfaatkan program kesehatan gratis ini untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka,” tambah Joni.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan untuk pelajar di Kota Bengkulu akan dilaksanakan pada bulan Juli 2025.

Sementara itu, Pemkot Bengkulu juga menganggarkan dana sebesar Rp18 miliar untuk mendukung Program Universal Health Coverage (UHC) atau program BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat. Anggaran ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp14 miliar.

Dengan penambahan anggaran tersebut, diharapkan seluruh masyarakat di Kota Bengkulu dapat memanfaatkan program BPJS Kesehatan gratis dan terjamin kesehatannya. Cakupan UHC di Kota Bengkulu saat ini telah mencapai 99,8 persen, dengan peserta yang dibiayai melalui berbagai sumber, termasuk JKN PBI dari pemerintah pusat dan APBD.

Joni menjelaskan bahwa program UHC ini juga mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peserta mandiri yang akan ditanggung oleh Pemkot Bengkulu. Peningkatan anggaran ini dipengaruhi oleh pengurangan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Dengan adanya program-program kesehatan tersebut, Pemkot Bengkulu berharap dapat memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla