Alankanews.com,Bengkulu- Minggu depan, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) akan menggelar pasar murah di 9 kecamatan di Kota Bengkulu. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, serta untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Bengkulu, Jasya Arif, menjelaskan bahwa pasar murah ini akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran. Beberapa komoditas yang akan dijual meliputi beras, tepung, gula, minyak goreng, telur, dan bahan pokok lainnya. Menurutnya, harga di pasar murah akan lebih murah hingga Rp7 ribu per item dibandingkan dengan harga yang ada di pasar umum.
“Tujuan utama pasar murah ini adalah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan meringankan beban masyarakat, terutama saat memasuki bulan Ramadan dan menjelang lebaran,” kata Jasya Arif, Sabtu (8/3/2025).
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa selama Ramadan ini, kenaikan harga bahan pokok di Kota Bengkulu tidak terjadi secara signifikan, kecuali pada cabai rawit. Namun, Jasya Arif menyebutkan bahwa kenaikan harga cabai rawit tersebut masih dalam batas yang wajar.
“Alhamdulillah, untuk kebutuhan pokok lainnya harganya relatif stabil. Hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan, namun itu masih dalam kategori normal,” tambah Jasya Arif.
Jasya Arif juga menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai rawit disebabkan oleh permintaan yang meningkat, sementara stok barang tidak bertambah secara signifikan. Dengan adanya pasar murah ini, pihak Disperdagin berharap agar stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga dan tidak memberatkan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Pasar murah ini akan dilaksanakan di berbagai titik di 9 kecamatan di Kota Bengkulu, dan masyarakat diimbau untuk memanfaatkannya dengan baik. Diharapkan, program ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, khususnya yang memiliki daya beli terbatas.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla