Alankanews.com,Provinsi Bengkulu--Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan ketersediaan bahan pokok di sembilan kabupaten dan satu kota di provinsi tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Persiapan ini telah dimulai dengan menggelar rapat lintas sektor guna memastikan ketahanan pangan di Bengkulu, Kamis (06/02/2025).
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Haryadi, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari dengan rapat lintas sektor, termasuk membahas ketersediaan pasokan sembako dan bahan pokok lainnya menjelang hari besar keagamaan tersebut.
"Kami melakukan persiapan dari sekarang, dengan rapat lintas sektor untuk mempersiapkan ketahanan pangan di Bengkulu, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri yang setiap tahunnya selalu kami siapkan," ujar Haryadi.
Selain itu, Pemprov Bengkulu juga akan bekerja sama dengan instansi terkait, seperti Bulog, serta pemerintah kabupaten dan kota, untuk menggelar pasar murah sebagai upaya mengendalikan lonjakan harga sembako selama Ramadan dan Idul Fitri.
"Kami menyiapkan minimal satu kali pelaksanaan pasar murah di setiap kabupaten/kota, yang diakomodasi oleh Pemprov Bengkulu bersama mitra. Pasar murah juga biasanya diselenggarakan oleh pemerintah daerah masing-masing," tambah Haryadi.
Terkait dengan harga sembako, data Biro Ekonomi Provinsi Bengkulu menunjukkan bahwa dalam sepekan terakhir beberapa harga sembako, seperti cabai merah dan minyak goreng, mengalami kenaikan hingga 10 persen dibandingkan dengan harga pada akhir 2024. Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, Pemprov Bengkulu berencana melakukan operasi pasar secara berkala.
"Untuk mengantisipasi terus melonjaknya harga sembako, Pemprov Bengkulu bersama instansi teknis berencana melakukan operasi pasar secara berkala," jelas Haryadi.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu juga telah melakukan beberapa langkah untuk menahan laju kenaikan harga bahan pokok, seperti memberikan stimulasi kepada sektor produksi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas komoditas pokok, serta menjalin kerja sama antar daerah untuk memastikan pasokan tetap stabil.
TPID juga akan melaksanakan operasi pasar dan pasar murah yang terintegrasi dengan program bantuan maupun UMKM, guna menjaga kestabilan harga bahan pokok di Bengkulu selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla