Alankanews.com,Bengkulu-- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu dan juga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu menggelar bedah buku “Bengkulu Hebat” karangan Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA., di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (27/02).
Dalam kesempatan tersebut, Rohidin menyampaikan buku tersebut bercerita tentang keanekaragaman kekayaan Bengkulu dari Bunga Rafflesia, Danau Dendam dan hutan tropus.
"Buku ini menceritakan tentang keanekaragaman kekayaan Bengkulu, saya cerita bahwa kita punya bunga Rafflesia, Danau Dendam, kita punya hutan tropis, kita punya tambang itu menceritakan dari kekayaan alam," jelas Rohidin, Selasa (27/02).
Dilanjutnya, jika di dalam buku 'Bengkulu Hebat' ini juga mengceritakan tentang budaya dan kesenian yang ada di Provinsi Bengkulu, hal tersebut bertujuan supaya bisa menjadi rujukan literasi bagi pembaca, terutama generasi muda, karena sejarah panjang Bengkulu telah memperlihatkan bukti yang masih tertinggal atas kehebatan masa lalu.
"Dari sisi budaya kita cerita tabot dan sebagainya, saya juga cerita tentang kopi, Pulau Enggano dan sebagainya, karena dibuku Bengkulu hebat itu sudah merangkum itu, kita tulis di masing-masing bidangnya itu dan menyimpulkan keanekaragaman hayatinya dengan letak geografis dan budaya, kesenian dan kesimpulannya hebat kita ini," ujuar Rohidin.
Dijelaskan Rohidin, tantangan terbesar saat ini yaitu mengubah cara pandang pemuda dalam memandang Bengkulu supaya menjadi sebuah kebanggaan yang memicu kreativitas dan inovasi untuk terus maju.
"Bila saat ini generasi milenial merasa bahwa Bengkulu belum seperti provinsi lain, maka belum terlambat bagi mereka untuk menyadari bahwa Provinsi Bengkulu memerlukan usaha lebih keras dari pada provinsi lain yang gencar membangun dan mereka juga belum terlambat untuk ikut berperan serta dalam membangun Bengkulu agar lebih maju," sambung Rohidin.
Menurut Rohidin saat ini mereka sedang dihadapu denhan stigma fan silogisme yang sangat melekat yang mana Bengkulu tidak dikenal orang, sehingga pihaknya saling nge-share diantara mereka.
"Literasi itu sangat penting karena kita literasi baik dan pola pikirnya baik, dan pola pemikiran masyarakat maju. Saya punya keyakinan Bengkulu maju," ujarnya.
Disisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, M.Pd., mengatakan kegiatan bedah buku ini merupakan kolaborasi antara Pemprov dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu dan melibatkan para generasi muda untuk hadir dalam bedah buku tersebut.
"Sudah kita dengar tadi tentang Buku Bengkulu Hebat oleh pak gubernur, yang mana artinya sesungguhnya Bengkulu itu hebat, seperti peran Fatmawati, putri Bengkulu yang menjahit bendera merah putih dan juga bagaimana potensi alam Bengkulu hebat yang hakikatnya adalah harus optimisme sesungguhnya Bengkulu itu hebat," ucap Meri.
Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Bengkulu, Darjana menjeleaskan bahwa kegiatan bedah buku “Bengkulu Hebat” karya Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ini memberikan dampak positif bagi generasi muda di Bengkulu.
“Melalui publikasi buku ini, diharapkan generasi muda Bengkulu dapat meyakini potensi dan kehebatan daerah Bengkulu, saya menegaskan pentingnya memiliki pola pikir yang positif untuk membuka jalan menuju masa depan yang cerah, dengan keyakinan dan percaya diri yang tinggi, generasi muda Bengkulu akan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan sikap yang optimis,” jelas Darjan.
Penulis : Annisa Putri Khafifa
Editor : Beta Kurnia