Pemuda Asal Bengkulu Selatan Dikejar dengan Parang, Sepeda Motor Hilang Setelah Mencari Pertolongan

Kasi Humas Polresta Bengkulu Iptu Endang Sudarajat, di Bengkulu, Selasa (07/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Wino Afrianto (22), seorang pelajar asal Bengkulu Selatan, warga Jalan Kapten Idris, Kota Manna, menjadi korban pengejaran oleh pengendara tidak dikenal yang membawa parang panjang saat sedang berkendara di Jalan Indragiri, Padang Harapan, (07/01/2025).

Saat itu, Wino sedang dalam perjalanan pulang setelah menjenguk temannya yang baru saja mengalami kecelakaan di Kelurahan Kebun Beler. Rencananya, ia akan melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Panorama. Namun, saat di Jalan Indragiri, Wino merasa dirinya diikuti oleh sekelompok orang yang membawa senjata tajam.

"Pada malam itu, kami berangkat dari rumah teman di Kebun Beler, dan saat pulang, saya merasa diikuti oleh beberapa orang yang mengendarai motor. Melalui kaca spion, saya melihat mereka membawa parang panjang dan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, mengejar saya," ujar Wino

Merasa terancam, Wino memacu motornya dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran tersebut. Namun, saat semakin dekat dengan pengejar, Wino bersama temannya memutuskan untuk berhenti dan mencari perlindungan ke rumah warga terdekat. Saat mereka kembali ke lokasi untuk mencari sepeda motor Honda Beat yang ditinggalkan di tepi jalan, motor tersebut sudah hilang dan pengejar mereka sudah tidak terlihat lagi.

"Saat saya dan teman kembali dengan bantuan warga untuk mencari motor saya, sudah tidak ada lagi. Motor saya hilang," tambah Wino.

Setelah kejadian tersebut, Wino melaporkan kejadian tersebut ke kantor Kepolisian. Sebelum melapor, ia bersama teman dan warga sekitar sempat melakukan pencarian menggunakan mobil, namun motor tersebut tidak ditemukan.

Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudarajat, membenarkan bahwa laporan terkait kejadian tersebut telah diterima dan saat ini sedang didalami oleh pihak kepolisian.

"Memang benar ada laporan tentang kejadian tersebut. Saat ini, polisi sedang mendalami kasus ini," ujar Endang.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla