Alankanews.com,Provinsi Bengkulu--Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mengungkapkan bahwa perekonomian Bengkulu pada 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 4,62 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan capaian tahun 2023 yang tercatat sebesar 4,28 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku 2024 mencapai Rp103,99 triliun, Kamis (06/02/2025).
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menyampaikan bahwa sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi ini antara lain berasal dari sisi produksi, yaitu sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh signifikan sebesar 9,93 persen.
"Dari sisi komponen pengeluaran, konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT) juga mengalami kenaikan tertinggi sebesar 12,05 persen," ujar Win Rizal.
Menurutnya, dua sektor tersebut didorong oleh berbagai agenda besar yang terjadi di Bengkulu, salah satunya adalah penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak 2024 dan Pilkada Serentak 2024 yang turut menggerakkan berbagai lini ekonomi di provinsi ini.
Meskipun demikian, sektor pertanian masih mendominasi komposisi perekonomian Bengkulu, meski pada 2024 hanya tumbuh sekitar 2 persen. Win Rizal menambahkan, untuk memastikan tren positif ini berlanjut hingga 2025, diperlukan pembaruan dalam pola pertanian di Bengkulu.
"Diperlukan metode pertanian terbaru dengan dukungan teknologi dan cara bertani yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas serta produktivitas pertanian. Hal ini juga dapat menstimulasi hilirisasi produk pertanian, yang akan menjadi kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029," katanya.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan perekonomian Bengkulu dapat terus berkembang dan mencapai sasaran yang lebih tinggi dalam beberapa tahun mendatang.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla