Petani Padi di Desa Semundam Hadapi Tantangan Hama Burung Menjelang Musim Panen

Serangan Hama Burung Bagi Petani, di Mukomuko, Minggu (26/01/2025).Foto:Elvina/Alankanews.com

Alankanews.com,Mukomuko--Para petani padi di Kecamatan Ipuh, Desa Semundam, saat ini tengah bersiap memasuki musim panen. Namun, mereka harus menghadapi tantangan besar berupa serangan hama burung yang dapat merusak tanaman padi menjelang masa panen, mengancam hasil yang diharapkan, Minggu (26/01/2025).

M. Joji, salah satu petani di Desa Semundam, menyebutkan bahwa padi miliknya akan segera memasuki masa panen dalam waktu sekitar satu pekan lagi. 

"Kami bersama keluarga harus menjaga padi setiap hari, terutama dari hama burung. Jika tidak diawasi, hasil panen bisa jauh berkurang," ujarnya.

Sebagian besar petani di desa tersebut kini telah memasuki fase akhir masa tanam, namun upaya untuk menjaga tanaman padi dari burung membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Petani menggunakan berbagai cara untuk mengusir hama, mulai dari memasang tali plastik berkilauan, alat pengusir burung tradisional, hingga menjaga sawah secara langsung pada pagi dan sore hari.

Hama burung memang menjadi ancaman utama di musim panen. Selain merusak bulir-bulir padi yang sudah matang, burung juga datang dalam jumlah besar, membuat upaya pengusiran menjadi semakin sulit tanpa kerja sama dari seluruh petani.

Meski begitu, Joji dan rekan-rekan petaninya tetap optimis bahwa hasil panen tahun ini akan memadai. 

"Kami berharap panen kali ini tetap memuaskan, meskipun ada tantangan hama. Doa kami, cuaca juga mendukung hingga proses panen selesai," tambahnya.

Musim panen padi di Desa Semundam ini diharapkan dapat memberikan hasil yang baik, mendukung perekonomian lokal, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani. Pemerintah daerah juga diharapkan terus memberikan dukungan untuk membantu petani mengatasi masalah hama dan memaksimalkan hasil panen.

Penulis : Elvina Rosa

Editor : Andrini Ratna Dilla