Alankanews.com,Bengkulu--Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, bersama Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata, Pj Sekda Eko Agusrianto, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan pemantauan di kawasan wisata Pantai Panjang. Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya antisipasi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda Bengkulu menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamis (26/12/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Arif Gunadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berenang di Pantai Panjang selama periode liburan Nataru.
“Kami mengimbau wisatawan yang berkunjung ke Pantai Panjang untuk tidak mandi atau berenang di kawasan tersebut selama libur Nataru. Kondisi cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko keselamatan, dan kawasan ini rawan bencana,” ujar Arif.
Pantai Panjang dikenal sebagai destinasi wisata favorit bagi wisatawan, terutama saat libur akhir tahun. Namun, kawasan ini juga memiliki riwayat kecelakaan, termasuk kasus tenggelamnya beberapa pengunjung. Oleh karena itu, pemerintah bersama stakeholder terkait secara aktif mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati.
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah telah menyiagakan personel dari berbagai instansi untuk memantau aktivitas pengunjung di Pantai Panjang. Alat pengawasan, seperti teropong, juga disiapkan untuk membantu pemantauan dari kejauhan.
"Selain itu, kami meminta masyarakat untuk menghindari kawasan yang rawan bencana, terutama di tengah cuaca ekstrem seperti ini," tambah Arif.
Langkah ini diambil mengingat meningkatnya animo masyarakat untuk berwisata selama libur Nataru. Pemerintah berharap dengan adanya imbauan ini, risiko kecelakaan dapat diminimalkan, dan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman. Pantai Panjang tetap menjadi daya tarik wisata utama di Bengkulu, namun keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama selama musim liburan.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla