Alankanews.com,Seluma--Polsek Talo, Kabupaten Seluma, melaksanakan peninjauan terhadap sejumlah lahan pertanian yang ditanami tanaman pangan di beberapa desa di Kecamatan Talo. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, Senin 913/01/2025).
Pada 6 Januari 2025, Aipda Herdianto, Bhabinkamtibmas Polsek Talo, melakukan pengecekan di lahan milik Suadi di Desa Air Keruh, Kecamatan Ulu Talo. Lahan seluas 50x50 meter tersebut ditanami cabai merah berusia dua setengah bulan yang diperkirakan akan siap panen dalam satu bulan ke depan dengan hasil mencapai 3.500 batang cabai.
Kemudian, pada 7 Januari 2025, Brigpol Herry Purwanto melakukan peninjauan di lahan milik Zusmiwati di Desa Lubuk Gio, Kecamatan Talo. Lahan seluas 30x40 meter ini ditanami kacang tanah yang diperkirakan akan siap panen dalam tiga bulan mendatang.
Pada 8 Januari 2025, AIPTU Saryanto meninjau lahan milik Parmin di Desa Batu Tugu. Lahan seluas satu hektar ini ditanami padi yang baru berusia satu bulan dan diperkirakan akan siap panen dalam dua setengah bulan.
Pada hari yang sama, Bripka Budi Wibowo juga meninjau lahan milik Dalyono dan Sumini di Desa Rawa Indah, Kecamatan Ilir Talo. Lahan seluas 30x20 meter ini ditanami jagung yang diperkirakan siap panen dalam tiga bulan.
Selanjutnya, pada 12 Januari 2025, Briptu Rio Adi Putra melakukan pengecekan di Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil, terhadap lahan seluas 50x50 meter yang ditanami kacang hijau. Tanaman tersebut tumbuh dengan baik dan diperkirakan akan segera siap panen.
Kapolres Seluma, AKBP Arief Eko Prasetyo, melalui Kapolsek Talo, Iptu Mohamad Haryanto, menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan lahan ini bertujuan memastikan kelancaran program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
"Semua pekarangan tersebut milik masyarakat desa yang didorong oleh Polri untuk ketahanan pangan Asta Cita Presiden. Polri hanya mendorong, pelaksanaan ketahanan pangan dilakukan oleh warga itu sendiri, karena hasilnya juga untuk mereka," ujar Iptu Haryanto.
Menurut Iptu Haryanto, ketahanan pangan yang digagas oleh Polri ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan pangan lokal sekaligus memperkuat perekonomian desa.
"Polri berkomitmen untuk terus mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan mereka dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan bergizi," tambahnya.
Program serentak ketahanan pangan ini direncanakan akan dilaksanakan pada 16 Januari 2025 di seluruh Indonesia dan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan ketahanan pangan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis : Septon
Editor : Andrini Ratna Dilla