RSUD Bengkulu Tengah Terima Bantuan Rp 171 Miliar

RSUD Bengkulu Tengah, Rabu (08/01/2025).Foto:Alwi/Alankanews.com

Alankanews.com,Bengkulu Tengah--Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkulu Tengah akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 171 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengubah statusnya menjadi rumah sakit bertaraf nasional. Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan fisik dan pengadaan peralatan kesehatan yang diperlukan, Rabu (08/01/2025).

Direktur RSUD Kabupaten Bengkulu Tengah, dr. Heri Kurniawan, memastikan bahwa meskipun proses pembangunan rumah sakit akan segera dimulai, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap akan berjalan seperti biasa. Namun, beberapa layanan akan dipindahkan ke gedung yang tidak terdampak pembangunan, dan ada kemungkinan kapasitas pasien yang dapat dilayani akan berkurang sementara waktu.

“Pembangunan RSUD dimulai dengan pembongkaran beberapa bangunan lama, yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian administrasi. Meskipun begitu pelayanan tetap berjalan seperti biasanya karena masyarakat membutuhkan layanan kesehatan. Namun, ada perubahan lokasi pelayanan sementara,” ujar Heri.

Pada 15 Januari 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan untuk hadir dalam acara ground breaking atau peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan RSUD Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pembangunan rumah sakit ini akan meliputi gedung baru yang luasnya mencapai 3.000 meter persegi dan terdiri dari tiga lantai. Dari total dana Rp 171 miliar, Rp 150 miliar akan digunakan untuk pembangunan fisik, sementara Rp 21 miliar lainnya akan digunakan untuk pengadaan perlengkapan serta alat kesehatan (Alkes).

"Total dana yang kami terima adalah Rp 171 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 150 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik dan Rp 21 miliar untuk membeli perlengkapan serta Alkes," jelas Heri.

Setelah fasilitas gedung dan alat kesehatan diperbarui, pihak RSUD Bengkulu Tengah akan fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM). Salah satu prioritas utama adalah penambahan dokter spesialis yang saat ini masih kurang di RSUD tersebut.

Heri juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengirimkan surat kepada Penjabat Bupati Bengkulu Tengah terkait permintaan penambahan dokter spesialis. Ia berharap formasi dokter spesialis dapat diperbanyak pada penerimaan CPNS tahun 2025. Selain itu, RSUD Bengkulu Tengah juga berencana mengajukan permohonan pendayagunaan dokter spesialis ke Kemenkes dan mempekerjakan tenaga kontrak dokter spesialis. Heri menambahkan, pihaknya juga berencana untuk mengirimkan dokter di Kabupaten Bengkulu Tengah untuk melanjutkan pendidikan spesialis sesuai dengan kebutuhan.

“Setelah pembangunan dan pembaruan peralatan selesai, langkah selanjutnya adalah penambahan dokter spesialis, karena saat ini masih banyak posisi dokter spesialis yang kosong dan sangat dibutuhkan,” tutup Heri.

Penulis : Alwi Eka

Editor : Andrini Ratna Dilla