Alankanews.com,Bengkulu--Kanopi Hijau Indonesia kembali menyelenggarakan Sekolah Energi Bersih (SEB) pada 2025 ini, yang menjadi edisi ketiga dari rangkaian kegiatan edukasi masyarakat mengenai pentingnya penggunaan energi bersih demi masa depan yang lebih baik, Kamis (30/01/2025).
Direktur Kampanye Kanopi Hijau Indonesia, Olan Sahayu, menyatakan bahwa SEB 2025 direncanakan akan dimulai pada Februari atau Maret mendatang. Saat ini, tahap finalisasi tengah dilakukan untuk memastikan kelancaran kegiatan.
"Kami berharap bisa memulai SEB pada Februari, dan saat ini kami sedang menyelesaikan persiapannya," ujar Olan dalam konferensi pers di Bengkulu.
Sebagai bagian dari upaya penyadaran, SEB jilid III akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar SMP, SMA, mahasiswa dari beberapa universitas di Provinsi Bengkulu, serta komunitas lokal. Ribuan peserta diharapkan ikut serta dalam berbagai kegiatan SEB yang mengusung tema energi bersih ini.
"Kami akan melibatkan ribuan orang, dengan tujuan untuk membangun kesadaran dan dukungan publik terhadap energi bersih. Kami juga berencana untuk memasang sumber energi bersih, seperti pembangkit listrik tenaga angin, surya, atau air," jelas Olan.
Pada SEB jilid sebelumnya, yakni SEB jilid II yang diadakan pada 2024, agenda utamanya adalah mengedukasi publik mengenai krisis iklim dan dampak-dampaknya. Sebagai bagian dari misi SEB, Kanopi Hijau Indonesia mengajak masyarakat untuk beralih dari energi kotor berbasis batu bara ke energi bersih yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kanopi Hijau Indonesia menilai bahwa tantangan terbesar dalam melaksanakan SEB adalah bagaimana cara menyampaikan pesan mengenai pentingnya melawan krisis iklim kepada masyarakat. Kampanye tentang penutupan PLTU batu bara, misalnya, seringkali sulit untuk mendapatkan tanggapan publik.
"Masih banyak orang yang enggan berbicara atau berkomentar tentang penutupan PLTU batu bara," tambah Olan.
Pada SEB jilid II, Kanopi Hijau Indonesia juga berhasil mewisuda 23 penggerak energi muda yang telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan, seperti roadshow, konser energi muda, pembuatan konten edukasi, dan kampanye di media sosial. Kelompok penggerak ini, yang disebut Darma Darani, terdiri dari siswa-siswa SMA yang berasal dari berbagai sekolah.
"Pada SEB jilid III, kami berharap akan ada lebih banyak penggerak energi muda yang bergabung. Dengan semakin banyak agen yang terlibat dalam kampanye energi bersih, kami yakin penyadartahuan mengenai pentingnya energi bersih akan semakin meluas," tutup Olan.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla