Tunggakan Pelanggan Listrik di Bengkulu Selatan Mencapai Rp 1 Miliar Lebih, Yossa Sampaikan Ini

Sebanyak 8.708 pelanggan listrik menunggak di Kabupaten Bengkulu Selatan, Sabtu (30/03)/(Foto:Ade)

Alankanews.com,Bengkulu-- Terhitung dari Januari 2024, dari 33 ribu pelanggan listrik di wilayah kerja PT.PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manna, sebanyak 8.708 pelanggan menunggak di Kabupaten  Bengkulu Selatan, Sabtu (30/03).

Manager PLN ULP Manna Yossa Perdana mengatakan, angka tunggakan ini sangat besar yaitu total seluruh tunggakan pelanggan mencapai Rp 1 Miliar Lebih.

"Hal ini telah membuat kita  PLN ULP Manna mengalami kerugian. Sudah mencapai Rp 1,03 Miliar, terhitung sampai Januari 2024, dengan tunggakan, 1 bulan sebanyak  8.515 pelanggan, tunggakan 2 bulan 255 pelanggan serta tunggakan tiga bulan sebanyak 38 pelanggan," jelas Yossa, Sabtu (30/03).

Yossa juga mengatakan, u tuk meminimalisir penunggakan, pihaknya telah menempuh beberapa langkah agar para pelanggan mematuhi kewajibannya. Baik itu melalui sosialisasi langsung, datang ke rumah pelanggan atau bekerja sam dengan pihak pemerintah desa (Pemdes).

"Penunggakan yang sangat disayangkan, masih saja tingkat kesadaran masyarakat masih sangat rendah. Penunggakan listrik ini merata terjadi pada kelas rumah tangga atau masyarakat umum," lanjut Yossa.

Selain itu ia juga menyampaikan, untuk meteran industri atau para Pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) semuanya masih tertib administrasi. Kalau nantinya tunggakan ini tidak diselesaikan, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas. Bahkan sampai ke pemutusan aliran listrik.

"Untuk sekadar contoh, ditengah masyarakat kita sudah lakukan pemutusan aliran arus listrik kerumah pelanggan sebanyak lima pelanggan. Sebenarnya kami sedih kalau sampai diputus.Kalau memang listrik manual membuat beban masyarakat, kita bisa carikan solusi dengan pemasangan meteran prabayar saja," tutupnya.

 

Penulis : Ade Fitra

Editor : Beta Kurnia