Waspada Modus Penipuan Oknum Mengaku Petugas BPOM di Bengkulu

Masyarakat Bengkulu Diimbau Waspada Terharap Penipuan Pihak yang Mengaku BPOM, di Bengkulu, Sabtu (18/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Masyarakat Kota Bengkulu diimbau untuk lebih waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan meminta uang dengan dalih izin usaha tidak lengkap. Kasus penipuan dengan modus tersebut baru-baru ini terjadi di Kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu, dan menimpa seorang pemilik warung bakso, Sabtu (18/01/2025).

Kepala Balai POM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, menegaskan bahwa petugas BPOM tidak pernah meminta uang dalam proses pemeriksaan atau sidak terkait izin usaha. Menurutnya, semua pendampingan izin usaha sudah diatur melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga BPOM tidak memungut biaya dari pihak manapun dalam menjalankan tugasnya. 

"Jika ada yang mengaku sebagai petugas BPOM dan meminta uang dengan alasan apapun, itu pasti penipuan," ujar Yogi.

Dia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib. Yogi menambahkan, jika masyarakat atau pelaku usaha merasa ragu terhadap seseorang yang mengaku petugas BPOM, sebaiknya memeriksa identitas resmi mereka dan tidak segan untuk melaporkan tindakan mencurigakan.

Sebelumnya, seorang pemilik warung bakso di Jalan Halmahera, Arianto, menjadi korban penipuan seorang pria berpenampilan rapi yang mengaku sebagai petugas BPOM. Pria tersebut mengunjungi warung Arianto dan meminta untuk memeriksa surat izin usaha. Karena izin usahanya belum lengkap, Arianto panik dan pelaku kemudian mengancam akan menutup warung jika izin tidak segera diselesaikan. Namun, pelaku menawarkan bantuan dengan meminta uang sebesar Rp1.410.000.

Setelah menyerahkan uang tersebut, Arianto dijanjikan bahwa pelaku akan kembali untuk melanjutkan sidak keesokan harinya. Namun, pelaku tidak pernah kembali, dan Arianto menyadari bahwa ia telah menjadi korban penipuan.

Dengan kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih hati-hati dan memeriksa identitas resmi jika menemui orang yang mengaku sebagai petugas BPOM.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla